SIDOARJO, IPERS – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Dalam apel kesiapan, PLN menonjolkan inovasi live maintenance berupa penggantian isolator tanpa pemadaman listrik sebagai solusi andal untuk memastikan kestabilan jaringan di wilayah Jawa Timur.
Hari ini, tim Penanganan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) sukses mengganti isolator yang rusak tanpa memutus aliran listrik di Wilayah Pengulangan Wonoayu. Senior Manager PLN UID Jatim, Khairul Lingga, menjelaskan bahwa langkah pertama dalam prosedur ini adalah pengujian tegangan menggunakan detektor khusus.
"Tegangan yang terdeteksi mencapai 20.000 volt. Berkat keterampilan petugas dan peralatan khusus, penggantian isolator ini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit," ujar Khairul, Rabu (04/12).
Langkah ini menjadi bukti kemampuan teknis PLN dalam memberikan layanan tanpa gangguan, terutama pada masa-masa krusial seperti menjelang libur panjang.
Tim PDKB, yang terdiri dari 123 personel tersebar di seluruh Jawa Timur, telah menjalani pelatihan intensif di Semarang dan dilengkapi dengan peralatan modern untuk menangani pekerjaan bertegangan tinggi.
"Inspeksi rutin dilakukan setiap hari. Jika ditemukan kerusakan seperti isolator pecah atau pin longgar, laporan segera diteruskan ke tim PDKB untuk penanganan cepat," tambah Khairul.
Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau kelembapan tinggi, kerusakan isolator dapat meningkatkan risiko pemadaman listrik. Oleh karena itu, inovasi penggantian isolator tanpa pemadaman menjadi solusi strategis PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.
Khairul menegaskan bahwa metode penggantian isolator tanpa pemadaman mencerminkan dedikasi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
"Dengan keahlian dan peralatan khusus, kami memastikan pasokan listrik tetap stabil meski dalam kondisi bertegangan tinggi. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga keandalan layanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru," tuturnya.
Langkah progresif ini diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan jaringan listrik di Indonesia sekaligus menunjukkan kesiapan PLN Jawa Timur menghadapi tantangan selama musim liburan.(Dex)
Editor : redaksi